“Sebutan itu hanya brand image yang dibangun masyarakat sebagai sekolah favorit. Karena kami tidak pernah mendeklarasikan diri sebagai sekolah favorit,” ujarnya.
Menurut Yan yan, citra tersebut muncul karena usia sekolah yang sudah tua serta banyaknya alumni yang sukses di berbagai bidang, baik tingkat lokal maupun nasional.
Beberapa tokoh alumni yang disebut di antaranya Wali Kota Tasikmalaya pertama Bubun Bunyamin, Wali Kota Tasikmalaya ketiga Budi Budiman, Rektor UMB Drs. Yusuf Abdullah, anggota Komisi IV Evi Silviani, Sekban BKPSDM Kota Tasikmalaya Devi Nafiana, hingga Dirut UPI Prof. Heri Yusuf.
Selain itu, di tingkat nasional terdapat nama Pangkoarmada RI Denih Hendrata yang juga merupakan alumni SMPN 1 Tasikmalaya.
“Banyaknya lulusan sukses dari SMPN 1 Kota Tasikmalaya sering diekspos media sehingga masyarakat semakin tahu,” terangnya.
Yan Yan menjelaskan, secara historis SMPN 1 Tasikmalaya lahir pada 1 Maret. Namun karena bertepatan dengan bulan Ramadan dan Idulfitri, peringatan HUT ke-78 baru digelar secara meriah saat ini.
“Sekarang bisa dirayakan lebih gebyar dengan berbagai kegiatan mulai gerak jalan santai, bazar, kesenian dan lainnya. Nanti pada HUT ke-80 tahun 2028 kami akan mengadakan reuni berbagai angkatan,” pungkasnya.(iqbal)


Comment