Berita Tasikmalaya, tasik.id – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai melakukan penataan kawasan Masjid Agung Baiturrahman Singaparna sebagai bagian dari persiapan pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP). Penataan tersebut menyasar keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di pelataran masjid dengan mengedepankan pendekatan humanis dan solusi relokasi.
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, turun langsung menemui para pedagang pada Selasa sore (30/6/2026). Dalam dialog tersebut, ia memastikan penataan tidak dilakukan dengan cara menggusur pedagang, melainkan melalui proses pendataan dan relokasi ke lokasi yang telah disiapkan.
“Ini dalam rangka penertiban kawasan Masjid Agung. Para pedagang nantinya akan ditempatkan di lokasi baru. Saya minta didata pedagang yang sekarang, jangan sampai ada penambahan, karena yang akan direlokasi adalah pedagang yang sudah lama berjualan. Saya turun langsung ingin mendengar aspirasi mereka,” ujar Cecep.
Menurutnya, penataan kawasan dilakukan karena di depan Masjid Agung Baiturrahman akan dibangun Mall Pelayanan Publik yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sekaligus mempercantik wajah kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya.
“Selain untuk pembangunan Mall Pelayanan Publik yang manfaatnya bagi masyarakat luas, kami juga ingin kawasan Masjid Agung menjadi lebih tertata, bersih, dan asri,” katanya.
Satpol PP Bertindak sesuai arahan Bupati
Cecep menilai keberadaan pusat pelayanan publik yang berdampingan dengan kawasan masjid harus didukung lingkungan yang nyaman, aman, dan tertib. Karena itu, komunikasi dengan para pedagang menjadi langkah utama sebelum proses penataan dilakukan.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tasikmalaya, Dadang Tabroni, mengatakan pihaknya bersama Dinas Perdagangan telah melakukan pendataan PKL sesuai arahan Bupati.
“Sesuai arahan pimpinan, penertiban dilakukan secara santun dan humanis. Alhamdulillah para pedagang juga memahami tujuan penataan ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Satpol PP bersama Dinas Perhubungan telah melakukan penataan di kawasan trotoar depan Masjid Agung, area dalam maupun luar Alun-Alun Singaparna.


Comment