“Sebagai perguruan tinggi, kami ingin berkontribusi dalam mempersiapkan guru sekolah dasar menghadapi penguatan pembelajaran Bahasa Inggris. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali guru dengan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktik. Agar mereka semakin siap menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang bermakna, menyenangkan, dan berkualitas bagi siswa sekolah dasar. Harapannya, guru semakin siap mengajar, baik dari sisi pedagogik maupun penggunaan Bahasa Inggris di kelas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua FKKKS Kecamatan Mangkubumi, Yani Yuliani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Universitas Perjuangan Tasikmalaya dan FKKKS dalam penyelenggaraan pelatihan ini. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan bekal yang aplikatif bagi guru SD dalam mempersiapkan pembelajaran Bahasa Inggris pada tahun ajaran 2026/2027. “Kami berharap lokakarya ini dapat meningkatkan motivasi dan kesiapan guru dalam mengajar Bahasa Inggris. Ke depan, kerja sama ini diharapkan terus berlanjut melalui pelatihan lanjutan dengan materi yang lebih beragam serta melibatkan lebih banyak guru. Sehingga semakin banyak pendidik yang percaya diri dan mampu mengimplementasikan pembelajaran Bahasa Inggris yang berkualitas di sekolah dasar,” tuturnya.
Salah seorang peserta kegiatan, Fitri Septiani, guru SDN Sindangreret, menilai pelatihan ini tidak hanya berlangsung dengan suasana yang menyenangkan. Tetapi juga membekalinya dengan berbagai ide yang siap diterapkan di kelas. “Seru! Bisa membawa bekal untuk disampaikan kepada anak-anak ketika belajar Bahasa Inggris,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan komunitas sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar. Sekaligus memperkuat kesiapan guru dalam menghadapi berbagai perubahan dan perkembangan kebijakan pendidikan di masa mendatang.(***)


Comment