Berita Tasikmalaya, tasik.id – Gerakan Ajengan Muda (GAM) Priangan Timur resmi mengukuhkan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) periode 2026–2031. Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen organisasi dalam memperkuat peran ulama muda di bidang pendidikan, sosial, ekonomi hingga kebangsaan.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan berlangsung di salah satu rumah makan di Jalan R. Ikik Wiradikarta, Yudanagara, Kota Tasikmalaya, Sabtu (18/7/2026). Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf. M. Imvan Ibrahim, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Budi Ahdiat, serta perwakilan sejumlah partai politik seperti PPP, Golkar, NasDem, Gerindra, dan lainnya.
Ketua Dewan Pembina GAM Priangan Timur, H. Amir Mahpud, mengingatkan bahwa jabatan dalam sebuah organisasi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan dalam organisasi adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada kader dan masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT,” ujarnya.
Ajengan Muda Harus Adaptif dengan Perkembangan Zaman
H Amir menjelaskan, Gerakan Ajengan Muda lahir sebagai wadah yang mempertemukan tradisi keilmuan pesantren dengan semangat generasi muda. Menurutnya, para ajengan muda harus mampu menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Gerakan Ajengan Muda merupakan perpaduan antara tradisi keilmuan pesantren, semangat generasi muda, dan kepedulian sosial. Namun kita tidak boleh tertinggal oleh perkembangan zaman. GAM harus memiliki wawasan yang luas dan cerdas membaca perubahan,” katanya.
Ia menambahkan, masyarakat saat ini tidak hanya membutuhkan ceramah keagamaan, tetapi juga pendampingan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pembinaan generasi muda, perlindungan sosial, ketahanan keluarga, hingga penguatan pesantren.
Karena itu, tema “Ajengan Muda Berkhidmat untuk Negeri, Membangun Politik Kebangsaan yang Berkeadilan dan Berkedaulatan” dinilai sejalan dengan tantangan yang dihadapi organisasi ke depan.
Dalam arahannya kepada jajaran pengurus baru, Amir berpesan agar seluruh anggota senantiasa meluruskan niat, menjaga keikhlasan, memperkuat persatuan, serta membangun organisasi yang profesional dan tertib administrasi.




Comment