Berita Tasikmalaya, tasik.id – Pemerintah Kota Tasikmalaya terus mendorong pelestarian sejarah nasional melalui revitalisasi Tugu Koperasi di Jalan Mohammad Hatta. Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, memastikan kawasan bersejarah tersebut akan dikembangkan menjadi Museum Koperasi dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat.
Viman mengungkapkan, Tugu Koperasi saat ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya di tingkat Kota Tasikmalaya dan Provinsi Jawa Barat. Sementara itu, proses penetapan di tingkat nasional masih berlangsung.
“Insya Allah pada 26 Juli 2026 nanti Bapak Menteri Koperasi akan berkunjung ke Tugu Koperasi. Sekaligus melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya revitalisasi kawasan ini,” ujar Viman, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, pembangunan museum akan dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dan pemerintah pusat. Meski koleksi benda bersejarah yang dimiliki tidak terlalu banyak, nilai sejarah lokasi tersebut dinilai sangat besar bagi perjalanan bangsa.
“Tugu Koperasi memiliki nilai historis yang luar biasa karena menjadi lokasi Kongres Koperasi pertama di Indonesia yang digelar pada 12 Juli 1947. Sejarah ini harus dikenal oleh masyarakat Kota Tasikmalaya maupun seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.
Jadi Pusat Edukasi dan Inkubasi Koperasi Modern
Selain menjadi museum, kawasan Tugu Koperasi juga diproyeksikan sebagai pusat edukasi dan inkubasi koperasi modern yang menyasar generasi muda.
Viman menilai koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tetap relevan dan menjadi pilihan bagi kalangan muda dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan.
“Ke depan akan ada inkubasi koperasi di kawasan ini. Kami ingin koperasi tampil lebih modern sehingga mampu menarik minat generasi muda,” ujarnya.
Ia bersyukur revitalisasi Tugu Koperasi kini mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat.




Comment