Edugov
Home » Berita » Dua Prodi Keperawatan Universitas BTH Kembali Raih Akreditasi Unggul 5 Tahun, Rektor: Kampus harus Berdampak Kepada Masyarakat

Dua Prodi Keperawatan Universitas BTH Kembali Raih Akreditasi Unggul 5 Tahun, Rektor: Kampus harus Berdampak Kepada Masyarakat

Yayasan BTH meyakini bahwa keunggulan institusi harus dibangun di atas fondasi tata kelola universitas yang baik, transparan, profesional, dan akuntabel. Karena itu, penguatan sistem penjaminan mutu internal, pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, pembaruan kurikulum, peningkatan fasilitas pembelajaran. Serta digitalisasi layanan akademik terus dilakukan secara konsisten.

Yayasan Bakti Tunas Husada sebagai badan penyelenggara Universitas BTH juga terus memberikan dukungan dan fasilitasi terhadap pengembangan universitas. Terutama melalui penyediaan infrastruktur penunjang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia yang profesional, dukungan finansial yang berkelanjutan. Serta pembangunan sistem teknologi informasi yang memadai dan terintegrasi. Dukungan tersebut diarahkan bukan hanya untuk memenuhi persyaratan akreditasi, tetapi juga untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas, adaptif, profesional, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Akreditasi Unggul Harus Berdampak kepada Masyarakat

Rektor Universitas BTH, Prof. Dr. Ruswanto, M.Si., menegaskan bahwa Akreditasi Unggul bukanlah tujuan akhir. Melainkan instrumen untuk memastikan proses pendidikan memberikan dampak nyata kepada mahasiswa, lulusan, dunia kerja, dan masyarakat.

“Universitas BTH berkomitmen untuk terus menunjukkan kinerja terbaik. Akreditasi Unggul harus diikuti dengan peningkatan kualitas pembelajaran, prestasi mahasiswa, kompetensi lulusan, produktivitas dosen. Serta kontribusi universitas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Prof. Ruswanto.

Menurutnya, Universitas BTH terus mengembangkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education atau OBE yang kompatibel dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan profesi, serta tuntutan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA). Penerapan kurikulum OBE diarahkan agar mahasiswa tidak hanya menguasai pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional, kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, literasi digital. Kemampuan bekerja dalam tim, jiwa kepemimpinan, dan kemampuan menyelesaikan masalah nyata di masyarakat.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Ingatkan Pengelola Dapur MBG Penuhi Standar, Cegah Keracunan Lewat Pelatihan HACCP

“Universitas BTH ingin memastikan bahwa setiap lulusan memiliki daya saing dan daya serap yang tinggi di dunia kerja. Hal tersebut didukung oleh dosen-dosen yang kompeten, fasilitas pembelajaran yang terus dikembangkan, serta kerja sama yang semakin luas dengan rumah sakit, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia industri, pemerintah, dan mitra internasional,” lanjutnya.

Penguatan kualitas sumber daya manusia juga terus dilaksanakan melalui percepatan jabatan akademik, studi lanjut, sertifikasi kompetensi, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan jejaring nasional dan internasional. Universitas BTH juga tengah mendorong proses pencapaian Guru Besar kedua sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik institusi.

Akselerasi Prestasi dan Internasionalisasi Keperawatan

Khusus bagi Program Studi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners, status Terakreditasi Unggul selama lima tahun diharapkan menjadi momentum untuk mengakselerasi peningkatan prestasi mahasiswa dan dosen. Bukan hanya pada tingkat nasional, tetapi juga pada tingkat internasional. Kedua program studi akan terus memperkuat keunggulan akademik, praktik klinik, penelitian keperawatan, pengabdian kepada masyarakat, kompetensi profesional, pembelajaran berbasis kasus. Serta jejaring dengan rumah sakit dan institusi pelayanan kesehatan. Capaian ini juga diharapkan dapat mempercepat internasionalisasi Program Studi Sarjana Keperawatan. Melalui perluasan kerja sama luar negeri, mobilitas mahasiswa dan dosen, kegiatan akademik bersama, penelitian kolaboratif. Serta penerimaan kembali mahasiswa asing pada tahun akademik mendatang.

Status Terakreditasi Unggul diyakini akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Program Studi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners. Peningkatan kepercayaan tersebut mulai terlihat dari bertambahnya minat calon mahasiswa baru. Yang memilih pendidikan keperawatan di Universitas BTH pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2026.</p>

Hasil Kerja Kolektif Seluruh Sivitas Akademika

Universitas BTH menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bakti Tunas Husada, jajaran rektorat, pimpinan Fakultas Ilmu Kesehatan, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, mitra rumah sakit. Dan fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah, organisasi profesi, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses akreditasi. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif yang dibangun melalui komitmen, integritas, kerja sama, konsistensi. Serta budaya mutu yang dijalankan secara berkelanjutan.

15 Tahun Jadi Langganan Banjir, Drainase Jalan Moh. Hatta Kalangsari Akhirnya Dibongkar, Wali Kota Tasikmalaya Turun Tangan

Universitas BTH berkomitmen menjadikan status Terakreditasi Unggul sebagai energi baru untuk terus bertransformasi. Meningkatkan standar pendidikan, menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkarakter, serta memberikan kontribusi yang semakin besar bagi pembangunan kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!