Berita Tasikmalaya, tasik.id – Lapang Nusawangi, Kelurahan Nagarawangi, Kota Tasikmalaya, ternyata menyimpan cerita tersendiri bagi Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra. Tempat tersebut bukan sekadar lokasi kegiatan warga, tetapi memiliki kenangan panjang dalam perjalanan hidup dan politiknya.
Hal itu disampaikan Diky Chandra kepada awak media usai menghadiri kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapang Nusawangi, Sabtu malam (15/8/2026).
Diky mengaku cukup terkejut sekaligus bahagia melihat antusiasme masyarakat yang menyambut kedatangannya. Ia mengatakan, kawasan tersebut sudah dikenalnya sejak masih duduk di bangku SMP.
“Dulu saya pernah ditolak waktu SMP. Rumah teman saya ada di belakang lapang ini, jadi dulu sering ke sini. Namanya juga ikhtiar, dan saya punya banyak teman di sini,” ujar Diky.
Kenangan itu kembali berlanjut ketika dirinya mencalonkan diri pada 2017. Saat itu, Diky juga sempat datang dan bersilaturahmi dengan masyarakat di kawasan tersebut.
Diluar Dugaan
Namun, suasana yang ditemuinya pada Sabtu malam di luar dugaan. Warga hadir dengan antusias dan menampilkan berbagai kreativitas dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI.
“Saya datang ke sini sekarang di luar dugaan ternyata seramai dan seantusias itu,” katanya.
Diky mengaku bahagia melihat masyarakat, khususnya anak-anak, berani tampil menunjukkan kreativitas. Mulai dari bernyanyi, menari, hingga memainkan alat musik angklung dipersembahkan di hadapan masyarakat dan para pemimpin daerah.
Menurutnya, semangat tersebut merupakan bagian penting dari makna kemerdekaan.
“Buat saya, itu salah satu spirit kemerdekaan. Merdeka itu bukan sekadar bebas tidak karuan, tetapi bebas dalam berkreasi,” ungkapnya.


Comment