Berita Tasikmalaya, tasik.id – Pagelaran seni Longser “Tamu Agung” yang digelar di Lapangan Balekota Tasikmalaya, Sabtu malam (11/7/2026), berhasil memukau ratusan penonton. Pertunjukan yang diadaptasi dari naskah Revizor karya sastrawan Rusia Nikolai Gogol itu tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menghadirkan pesan moral yang kuat.
Salah satu penonton yang hadir langsung, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra mengaku terkesan dengan kualitas pertunjukan yang dipersembahkan komunitas seni lesbumi di bawah arahan sutradara Pongkir.
Menurut Diky, pagelaran tersebut mampu menghadirkan kekayaan budaya Sunda dalam satu panggung. Selain seni longser, penonton juga disuguhkan penampilan musik Sunda, tari jaipong. Calung hingga sentuhan lagu-lagu modern yang membuat pertunjukan terasa lebih hidup.
“Pertunjukannya sangat menghibur. Gelaran yang diselenggarakan Less Bumi dengan sutradara Pongkir ini juga sangat kaya budaya,” ujar Diky Chandra.
Tak hanya mengapresiasi sisi artistik pertunjukan, Diky juga menilai cerita yang diangkat memiliki makna mendalam tentang kehidupan manusia.
Ia menyimpulkan, lakon tersebut menggambarkan bagaimana seseorang kerap melakukan kesalahan. Kemudian berusaha menutupinya dengan kesalahan-kesalahan lain hingga akhirnya justru terjebak dalam persoalan yang lebih besar.




Comment