Gaya Diky yang santai membuat suasana acara semakin cair. Kehadirannya pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir.
Menariknya, Diky sempat berpacu dengan waktu karena harus menghadiri agenda lain di Bantarsari. Namun, perjalanannya sempat tertahan lantaran sejumlah warga dan tamu undangan meminta foto bersama secara bergiliran.
Diky pun memilih melayani permintaan tersebut meski harus membagi waktu dengan agenda berikutnya.
“Sempat khawatir telat, tapi enggak apa-apa. Allah tahu saya tidak ada niat melambat-lambatkan. Saya juga enggak boleh sombong kepada warga yang meminta foto,” ungkapnya.
Setelah melayani warga, Diky kemudian melanjutkan perjalanan menuju agenda berikutnya di Bantarsari.
Perayaan HUT RI ke-81 yang digelar BAMAG Tasikmalaya tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, persaudaraan dan semangat persatuan di tengah masyarakat Kota Tasikmalaya.
Semangat merah putih, menurut Diky, bukan hanya simbol kemerdekaan, tetapi juga nilai yang harus diwujudkan melalui keberanian yang bertanggung jawab serta kehidupan yang dilandasi iman dan kesucian hati.(iqbal)






Comment