Menurut Deden, jika kondisi tersebut berlangsung dalam jangka panjang, maka aktivitas ekonomi masyarakat akan mengalami kontraksi yang lebih luas.
Berpotensi Pengaruhi Pendapatan Daerah
PUI juga mengingatkan bahwa perlambatan aktivitas ekonomi dapat berdampak terhadap penerimaan negara dan daerah. Menurunnya aktivitas sektor riil dan usaha kecil berpotensi mengurangi basis pajak dan retribusi yang selama ini menjadi sumber pendapatan pemerintah.
“Jika daya beli melemah dan UMKM mengalami penurunan aktivitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga bisa memengaruhi pendapatan daerah dan penerimaan negara dalam jangka panjang,” ujar Deden.
PUI Sampaikan Empat Rekomendasi
Menyikapi kondisi tersebut, DPP PUI menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah. Pertama, memastikan program subsidi dan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang paling terdampak.
Kedua, pemerintah diminta melakukan intervensi terhadap biaya logistik dan distribusi guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.
Ketiga, memberikan insentif dan dukungan bagi pelaku UMKM, baik melalui bantuan modal, relaksasi kebijakan, maupun program pemberdayaan usaha.
Keempat, membuka ruang dialog yang lebih luas kepada masyarakat terkait alasan dan pertimbangan kenaikan BBM, sehingga kebijakan yang diambil dapat dipahami secara transparan.
DPP PUI menegaskan akan terus mengawal berbagai kebijakan pemerintah agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat serta mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi rakyat.(***)







Comment