“Jangan dijual. Sesulit apa pun jangan dijual, jangan digadaikan, jangan dipindahtangankan, jangan direntalkan,” tegasnya.
Ia berharap bantuan becak listrik tersebut dapat membuat para penerima semakin bersemangat dalam bekerja sekaligus tetap menjadi penopang ekonomi keluarga.
“Dengan becak listrik ini bisa semangat untuk menjadi penopang ekonomi,” ujarnya.
Wali Kota Tasikmalaya Apresiasi Bantuan Becak Listrik
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengaku bersyukur atas bantuan 220 becak listrik yang disalurkan melalui Yayasan Solidaritas Nasional.
Viman mengatakan mayoritas penerima merupakan pengayuh becak yang telah berusia di atas 55 tahun. Karena itu, penggunaan becak listrik dinilai penting agar mereka tetap dapat bekerja dan memperoleh penghasilan tanpa terlalu terbebani aktivitas fisik.
“Karena usia di atas 55 tahun, harus dipastikan penarik becak ini masih produktif, bahwa harus bisa narik. Ini juga wujud dari hilirisasi yang sedang Bapak lakukan,” ujar Viman.
Viman juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menyalurkan bantuan becak listrik. Bantuan tersebut ke Kota Tasikmalaya melalui Yayasan Solidaritas Nasional.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah menyalurkan becak listrik melalui Yayasan Solidaritas Nasional ke Kota Tasikmalaya,” katanya.
Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan bagi para pengayuh becak lansia dalam mencari nafkah. Tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di Kota Tasikmalaya.(iqbal)







Comment