News
Home » Berita » Siloka Barista Championship 2026 Jadi Ajang Adu Skill dan Dorong Ekosistem Kopi Tasikmalaya

Siloka Barista Championship 2026 Jadi Ajang Adu Skill dan Dorong Ekosistem Kopi Tasikmalaya

Berita Tasikmalaya, tasik.id – Perkembangan industri kopi di Kota Tasikmalaya terus menunjukkan geliatnya. Tak hanya ditandai dengan menjamurnya coffee shop, pertumbuhan tersebut juga mulai diiringi dengan berbagai ajang yang mempertemukan para pelaku industri kopi.

Salah satunya melalui Siloka Barista Championship 2026 yang digelar di Kopi Siloka, Jalan Ir. H. Djuanda, Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin (28/09/2026).

Kompetisi barista berskala regional ini diikuti sebanyak 14 peserta. Mereka tidak hanya berasal dari Tasikmalaya, tetapi juga datang dari sejumlah daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, Purwakarta dan wilayah lainnya.

Para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui teknik manual brew hingga latte art di hadapan dewan juri. Sementara itu, pengunjung Kopi Siloka turut menikmati suasana kompetisi sembari mencicipi berbagai varian kopi.

Direktur Pengembangan Bisnis Siloka Kopi, Roni Fitra, mengatakan Siloka Barista Championship tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kedua.

Laga Amal PSSI vs Pemkot Tasikmalaya, Cara Sepak Bola Tasikmalaya Mengenang Ahid Ali Hasbi

Menurutnya, penyelenggaraan tahun kedua dibuat dengan skala yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Ajang tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para barista untuk mengembangkan kreativitas, bertukar pengalaman dan meningkatkan kemampuan dalam meracik kopi.

“Industri kopi terus berkembang sehingga menjadi peluang besar dan menjadi potensi bisnis yang cukup menjanjikan. Selain itu, ngopi juga sudah menjadi tradisi bagi sebagian besar masyarakat,” kata Roni.

Ia menilai pertumbuhan industri kopi di Kota Tasikmalaya perlu terus didukung agar ekosistemnya semakin kuat. Karena itu, Siloka Barista Championship diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi berkembang menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku industri kopi.

Roni berharap ke depan Siloka dapat berkolaborasi lebih erat dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Ia juga berharap ajang tersebut bisa masuk dalam kalender event tahunan resmi Kota Tasikmalaya.

“Acara ini bukan sekadar ajang berkompetisi tapi lebih ke berbagi skill dan pengalaman antar barista,” ujarnya.

Bukan Cuma Sampah, Katar Kota Tasik Aksi Bersama Hadapi HIV/AIDS, Geng Motor dan Narkoba. Diky : Harus Sesuai dengan Program Pemkot

Kadispora Sebut Ruang Kembangkan Barista

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya, Dr. Deddy Mulyana, secara langsung membuka kegiatan tersebut.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!