Menurut Diky, langkah kecil tetap penting dilakukan ketika program berskala besar belum dapat direalisasikan.
“Saya cuma berpikir, bila yang besar belum bisa dilakukan, hal sekecil apa pun yang bisa membawa bahagia warga, saya lakukan,” ujarnya.
Bantuan Bibit Lele Disesuaikan dengan Kelompok
Diky menyebut, penyaluran program “Sule” kepada masyarakat dilakukan dalam jumlah yang beragam. Ada kelompok yang menerima lima ember bibit lele, sementara kelompok lainnya mendapatkan hingga 10 ember.
Program tersebut juga telah menghasilkan panen di sejumlah lokasi lainnya. Setiap kali masyarakat berhasil memanen lele, Diky mengaku kerap mendapatkan undangan untuk hadir.
“Iya, saya suka diminta hadir. Masyarakat ingin memperlihatkan hasil budidaya lele dari program ‘Sule’,” katanya.
Bagi Diky, undangan tersebut bukan sekadar seremoni panen. Menurutnya, keberhasilan masyarakat membudidayakan lele menjadi bagian dari manfaat yang ingin dihadirkan melalui program yang mengandalkan gotong royong dan dukungan aghnia tersebut.(iqbal)








Comment