Ia juga mengingatkan pentingnya mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari dengan menjadi pribadi yang membawa kedamaian, menjaga persaudaraan. Serta menghormati keberagaman sesuai nilai rahmatan lil ‘alamin.
Kompol Ajang mengajak para siswa membiasakan perilaku positif seperti menghormati guru, menyayangi teman, menjaga ucapan, saling membantu. Dan mengingatkan dalam kebaikan dengan cara yang bijaksana.
Tak kalah penting, ia menegaskan bahwa tidak boleh ada tindakan bullying, kekerasan. Maupun pengucilan terhadap siswa karena perbedaan latar belakang maupun kondisi.
“Bullying bukan candaan. Ucapan maupun tindakan yang dianggap sepele dapat meninggalkan luka dan trauma bagi orang lain,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh siswa untuk berani mengingatkan teman yang berbuat salah dengan cara yang baik serta membantu teman yang mengalami kesulitan sebagai wujud kepedulian dan karakter mulia.
Di akhir amanatnya, Kompol Ajang berharap MAN 1 Kota Tasikmalaya terus menjadi teladan dalam prestasi, kedisiplinan, dan akhlak. Ia juga mengajak seluruh peserta didik membiasakan hidup disiplin, menghormati guru dan orang tua, menjaga persaudaraan, menjauhi bullying. Serta menjadi pelajar yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
Perkuat Sinergi Brimob dan Dunia Pendidikan
Kegiatan upacara berlangsung tertib, aman, dan lancar serta mendapat antusiasme dari seluruh peserta. MAN 1 Kota Tasikmalaya sebagai salah satu madrasah unggulan di Jawa Barat dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak generasi berprestasi sekaligus berkarakter.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Satbrimob Polda Jawa Barat dengan institusi pendidikan semakin kuat dalam membina generasi muda yang disiplin. Menjunjung tinggi toleransi, memiliki wawasan kebangsaan, serta berani menolak segala bentuk perundungan dan kekerasan.(***)


Comment