Menurut Viman, bantuan tersebut menyasar pengayuh becak yang berusia 55 tahun ke atas. Kehadiran becak listrik diharapkan dapat membuat para pengayuh tetap produktif dengan beban fisik yang lebih ringan.
“Pak Presiden ingin para pencari nafkah yang usianya 55 tahun ke atas bisa lebih nyaman, sehingga produktivitasnya bisa berlangsung lebih lama. Mereka juga mendapatkan sarana transportasi yang lebih nyaman di Kota Tasikmalaya,” ujarnya.
Pengayuh Becak Lansia Diberi Pelatihan
Sebelum menggunakan becak listrik tersebut, para penerima bantuan akan mendapatkan pelatihan terkait pengoperasian dan keselamatan berkendara.
Pelatihan dinilai penting mengingat mayoritas penerima merupakan pengayuh becak lansia. Dengan pembekalan tersebut, mereka diharapkan mampu mengoperasikan becak listrik secara aman dan optimal.
Viman menambahkan, keberadaan becak listrik juga diharapkan dapat mengurangi beban fisik para pengayuh yang selama ini mengandalkan tenaga manual untuk menjalankan becak.
“Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban fisik pengayuh becak, karena selama ini mereka mengandalkan tenaga manual,” ungkapnya.
Dengan penyerahan 220 unit becak listrik ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap para pengayuh becak lansia dapat tetap bekerja. Dan mencari nafkah dengan kondisi yang lebih nyaman, aman, serta produktif.







Comment