“Administrasi memang penting, tetapi masyarakat lebih merasakan dampak pembangunan yang terlihat langsung dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Anggaran Harus Lebih Berdampak
Myftah menilai keberhasilan pengelolaan anggaran seharusnya tidak hanya diukur dari kepatuhan terhadap aturan. Tetapi juga dari sejauh mana anggaran tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, program-program pembangunan perlu lebih diarahkan pada upaya penciptaan lapangan kerja, penguatan ekonomi masyarakat. Serta percepatan penyelesaian persoalan sosial yang masih terjadi.
“Anggaran yang baik bukan hanya yang tertib administrasi, tetapi juga yang mampu menjawab kebutuhan dan persoalan masyarakat,” katanya.
Prestasi Sejati Diukur dari Kesejahteraan Warga
Myftah juga menanggapi penerimaan penghargaan WTP ke-10 yang diterima Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi. Menurutnya, masyarakat tentu mengapresiasi berbagai penghargaan yang diraih pemerintah daerah, namun harapan terbesar warga tetap berada pada peningkatan kualitas hidup.
“Masyarakat hari ini lebih membutuhkan harga kebutuhan pokok yang stabil, kesempatan kerja yang lebih luas, penurunan angka stunting. Serta peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penghargaan WTP sebaiknya menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pembangunan daerah, bukan sekadar capaian administratif.
“Ke depan, ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya banyaknya penghargaan yang diterima, tetapi sejauh mana masyarakat merasakan manfaat pembangunan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(***)







Comment