Selain itu, ia melihat langkah tersebut dapat menjadi momentum untuk menghadirkan inovasi pembelajaran di SMK swasta. Melalui penguatan pendidikan kewirausahaan dan life skill yang disesuaikan dengan minat serta kebutuhan dunia kerja.
“Nantinya program ini perlu dimatangkan bersama seluruh pihak terkait, baik dari unsur pemerintah maupun dunia usaha dan industri. Agar benar-benar memberikan manfaat bagi para siswa,” ujarnya.
Diky juga mendorong terjalinnya kolaborasi yang lebih erat antara SMP dan SMK swasta dalam berbagi informasi mengenai lulusan. Dengan demikian, proses penerimaan peserta didik baru dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Meski mengakui persoalan pendidikan bukan menjadi tugas pokoknya sebagai Wakil Wali Kota. Diky menilai langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi kemiskinan yang dipicu oleh pengangguran akibat rendahnya akses pendidikan.
“Ini bukan sekadar persoalan sekolah, tetapi juga bagian dari solusi jangka panjang dalam penanganan kemiskinan. Melalui peningkatan akses pendidikan dan keterampilan kerja,” pungkasnya.(iqbal)




Comment