Advertisement
News
Home » Berita » Didampingi Stafsus Presiden Tiar Karbala, Wali Kota Viman Perkuat Ekonomi Kreatif Tasikmalaya, Bahas Kolaborasi dengan Wamen Irene Umar

Didampingi Stafsus Presiden Tiar Karbala, Wali Kota Viman Perkuat Ekonomi Kreatif Tasikmalaya, Bahas Kolaborasi dengan Wamen Irene Umar

Berita Tasikmalaya, tasik.id – Pemerintah Kota Tasikmalaya terus mendorong sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi baru. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, dengan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Kementerian Ekonomi Kreatif dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah. Mulai dari pemetaan subsektor unggulan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), penguatan kelembagaan dan ruang kreatif, hingga perluasan promosi serta akses pasar bagi para pelaku usaha kreatif.

Potensi Ekonomi Kreatif Tasikmalaya Dinilai Sangat Besar

Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, Kota Tasikmalaya memiliki modal besar dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Berbagai subsektor seperti kriya, fesyen, bordir, batik, kuliner, seni pertunjukan, hingga konten kreatif yang lahir dari generasi muda menjadi kekuatan yang perlu terus didorong agar memiliki daya saing lebih tinggi.

Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif harus dibangun dalam sebuah ekosistem yang saling terhubung. Kreativitas masyarakat perlu didukung melalui akses terhadap pelatihan, teknologi, pembiayaan, perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI), promosi, hingga jaringan pemasaran yang lebih luas.

“Kota Tasikmalaya memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar. Potensi ini harus terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah,” ujarnya.

Wali Kota Viman Audiensi dengan Perpusnas, Dorong Pengembangan Perpustakaan Modern dan Literasi di Kota Tasikmalaya

Ekonomi Kreatif Harus Mampu Menciptakan Lapangan Kerja

Viman menegaskan, pengembangan ekonomi kreatif tidak boleh berhenti pada penyelenggaraan kegiatan atau pameran semata. Pemerintah harus memastikan setiap potensi kreatif dapat berkembang menjadi usaha produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, produk-produk unggulan Tasikmalaya diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas. Baik regional maupun nasional, melalui penguatan kualitas, inovasi, dan pemasaran.

“Tujuan akhirnya adalah bagaimana ekonomi kreatif mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi produk unggulan Kota Tasikmalaya,” katanya.

Pemkot Bangun Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pentingnya membangun kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Kota Tasikmalaya akan memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas kreatif, lembaga pembiayaan, hingga media.

Kolaborasi Bersama Kemendikdasmen, Ferdiansyah Gelar Lokakarya PPG di Tasikmalaya. Diky Chandra Soroti Pentingnya Pendidikan Profesi Guru

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!