Kolaborasi tersebut dinilai penting karena tantangan yang dihadapi pelaku ekonomi kreatif tidak hanya berkaitan dengan kualitas produk. Tetapi juga menyangkut desain, standardisasi, pengemasan, pemasaran digital, legalitas usaha, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta keberlanjutan produksi dan akses pasar.
Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kota Tasikmalaya akan melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap potensi, kebutuhan, dan berbagai kendala yang dihadapi para pelaku ekonomi kreatif. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan program pengembangan sekaligus membuka peluang kerja sama teknis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif.
Selaras dengan Program Tasik Pelak
Upaya penguatan ekonomi kreatif ini sejalan dengan Program Tasik Pelak dalam RPJMD Kota Tasikmalaya 2025–2029 yang berfokus pada pengembangan UMKM, pariwisata, industri, dan ekonomi kreatif sebagai sektor strategis untuk meningkatkan investasi, membuka lapangan pekerjaan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi serta kearifan lokal.
Melalui sinergi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap kreativitas masyarakat tidak hanya menjadi identitas budaya. Tetapi juga mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan dukungan pendampingan, teknologi, jejaring, dan akses pasar yang lebih luas, produk-produk kreatif asal Tasikmalaya diharapkan semakin dikenal. Memiliki nilai tambah yang tinggi, serta mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.


Comment