Berita Bekasi, tasik.id – Radikalisme seringkali tidak muncul secara mendadak, melainkan melalui proses infiltrasi yang halus dan terencana. Menyadari ancaman tersebut, Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat menggelar edukasi intensif di Kota Bekasi.
Sebagai bagian dari rangkaian marathon enam titik di Jawa Barat guna membekali masyarakat dengan kemampuan “deteksi dini” dan “cegah dini” terhadap gerakan ekstremisme, Kamis (5/3/2026).
Acara yang dipadati oleh 300 peserta dari unsur Karang Taruna, ormas pemuda. Hingga para Ketua RT dan RW ini menjadi ajang penting untuk memahami bagaimana ideologi kekerasan masuk keruang-ruang privat masyarakat.
Bakesbangpol Jabar secara khusus menyoroti pentingnya peran struktur masyarakat terkecil dalam memutus mata rantai penyebaran paham radikal.
Kepala Bidang Kewaspadaan Daerah Bakesbangpol Jabar, H. Khoirul Naim, S.K.M., M.Epid., menyampaikan bahwa pemilihan Bekasi sebagai lokasi ketiga merupakan langkah strategis. Mengingat posisi Bekasi sebagai pintu gerbang provinsi sekaligus pusat pergerakan kaum urban.

Comment