Berita Tasikmalaya, tasik.id – Forum Peduli Masyarakat Bojonggambir (Bogam), Kabupaten Tasikmalaya, menyatakan penolakannya terhadap berbagai bentuk narasi ujaran kebencian yang dinilai dapat memperkeruh suasana dan memecah persatuan di tengah masyarakat.
Ketua Forum Peduli Masyarakat Bojonggambir, Nurodin, menyoroti munculnya berbagai komentar yang dianggap menyudutkan kepala negara. Hingga penggunaan istilah-istilah satir yang belakangan ramai diperbincangkan di ruang publik maupun media sosial.
Menurut Nurodin, pernyataan yang dilontarkan mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, telah memunculkan kontroversi dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat.
“Kami menolak narasi ujaran kebencian dalam bentuk apa pun. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Tetapi harus disampaikan dengan cara yang santun dan beretika,” ujar Nurodin kepada tasik.id, Senin (15/6/2026).







Comment