News
Home » Berita » Diky Chandra Sebut Bootcamp Affiliator Jadi Peluang Besar Penggerak Ekonomi Digital Kota Tasikmalaya

Diky Chandra Sebut Bootcamp Affiliator Jadi Peluang Besar Penggerak Ekonomi Digital Kota Tasikmalaya

Berita Tasikmalaya, tasik.id – Kota Tasikmalaya kembali menunjukkan geliat ekonomi digital melalui kegiatan Festival Bisa Bootcamp Affiliator, program kolaborasi antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kota Tasikmalaya, Bisa Media, dan TikTok Indonesia. Program ini dirancang untuk melatih kreator lokal dalam mempromosikan produk UMKM melalui platform digital dan live streaming.

Bootcamp yang berlangsung selama 14 hari tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Menariknya, baru sepekan berjalan, sejumlah peserta pemula sudah mencatatkan hasil penjualan fantastis.

Salah satu affiliator bahkan berhasil mencatat omzet penjualan hingga Rp76 juta. Dari capaian tersebut, peserta memperoleh komisi sekitar 10 persen atau mencapai Rp7,6 juta.

Penjabat Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kota Tasikmalaya, Asep Saepulloh, mengatakan program ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan iklim usaha berbasis digital di Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, KADIN memiliki amanah untuk mendorong pertumbuhan dunia usaha, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi dengan platform besar nasional.

Pelantikan BKMM-DMI Kota Tasikmalaya Jadi Momentum Penguatan Peran Masjid di Era Modern

“Alhamdulillah, kami bersyukur karena tujuan awal kami bagaimana Tasikmalaya bisa menjadi daerah yang diperhatikan platform besar di Indonesia. Ketika mereka hadir dan berkantor atau aktif menjalankan program di Tasik, otomatis berbagai program dan dukungan akan turun ke daerah,” ujarnya.

Kadin Kota Tasik Dukungan TikTok tidak hanya Pelatihan dasar tapi Traffic juga

Ia menjelaskan, dukungan dari platform digital seperti TikTok sangat membantu para affiliator pemula. Peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan dasar seperti teknik berbicara saat live dan editing konten, tetapi juga mendapat dukungan traffic, kupon promosi hingga budget iklan.

“Rata-rata peserta ini masih pemula. Baru diajarkan cara ngobrol, editing dan teknik live. Tapi karena didukung penuh oleh platform, hasilnya sudah ada yang mencapai penjualan Rp76 juta,” katanya.

Asep menilai program tersebut memiliki potensi besar jika diperluas menjadi program digitalisasi UMKM secara masif di Kota Tasikmalaya. Menurutnya, apabila program serupa diperbanyak, dampaknya akan sangat signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

HUT ke-78 SMPN 1 Tasikmalaya Meriah, Diky Chandra: Jadi Ruang Kreativitas dan Inspirasi Siswa

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Persib Juara

error: Content is protected !!