News
Home » Berita » 29 Tahun RS Jasa Kartini Tasikmalaya, Adaptif Hadapi Perubahan dan Kembangkan Layanan Digital

29 Tahun RS Jasa Kartini Tasikmalaya, Adaptif Hadapi Perubahan dan Kembangkan Layanan Digital

Berita Tasikmalaya, tasik.id – Rumah Sakit Jasa Kartini (RSJK) Tasikmalaya merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-29 pada Senin (9/3/2026). Perayaan tahun ini mengusung tema “Adaptive, Competent, and Beyond” sebagai komitmen rumah sakit untuk terus beradaptasi dengan perkembangan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kompetensi pelayanan bagi masyarakat.

Rumah sakit yang berdiri sejak 9 Maret 1997 tersebut kini telah berkembang menjadi salah satu fasilitas kesehatan rujukan di Tasikmalaya dan telah meraih akreditasi Paripurna, sebagai bentuk pengakuan atas mutu pelayanan yang diberikan kepada pasien.

Direktur PT Karsa Abdi Husada, H. Cecep Hendra, MBA, menyampaikan bahwa sejak awal berdiri, RS Jasa Kartini memiliki komitmen kuat untuk memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Prinsip tersebut merupakan pesan dari para pendiri rumah sakit.

“Sejak awal keberadaan rumah sakit harus bermanfaat dan berkah. Founding father kami menitipkan jargon hirup hurip keur balarea,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu prinsip yang terus dipertahankan hingga kini adalah kebijakan tidak meminta uang deposit kepada pasien sebelum mendapatkan pelayanan medis.

IKIAD Kota Tasikmalaya Gelar Gema Ramadan, Pererat Kepedulian Sosial di Lingkungan DPRD

“Dari dulu kita tidak memungut deposit. Meskipun demikian, kami yakin rezeki sudah ada yang mengatur,” katanya.

Pasien Prioritas Utama

Hal senada disampaikan Direktur RS Jasa Kartini, dr. Riadhi Yulianto, Sp.B., Subsp.Onk(K)., SE., MBA. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan pasien menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan di RSJK.

Menurutnya, tema HUT ke-29 yang diangkat mencerminkan komitmen rumah sakit untuk terus menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan regulasi dan kebijakan pemerintah di sektor kesehatan.

“Kita terus mengikuti perubahan mekanisme dari pemerintah yang memang sangat dinamis. Banyak regulasi baru yang muncul, termasuk penyesuaian tarif layanan. Artinya kita harus adaptif dan mengikuti ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Viral Enggan Temui Publik, Kabid PGTK Disdik Kota Tasikmalaya Disorot Aktivis Pendidikan

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!