Berita Tasikmalaya, tasik.id – Persoalan pemasangan tiang jaringan internet di lahan masjid kawasan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, mulai ditindaklanjuti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Sebanyak enam tiang milik penyedia layanan internet berhasil diidentifikasi saat kegiatan perapihan kabel udara, Rabu (4/11/2026).
DPUTR Kota Tasikmalaya pun akan memfasilitasi pertemuan antara pihak provider dengan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Untuk membahas persoalan perizinan dan kontribusi atas penggunaan lahan masjid.
Staf Bidang Jalan DPUTR Kota Tasikmalaya, Yana Suryana, mengatakan, keputusan mengenai keberadaan tiang tersebut. Termasuk kemungkinan pencabutan, akan ditentukan melalui musyawarah antara pengurus DKM dan masing-masing provider.
“Jadi, untuk kasus ini diperlukan rapat antara provider dengan DKM. Apakah diperlukan pencabutan tiang atau tidak, tergantung hasil musyawarah antara DKM dengan provider,” ujar Yana saat ditemui di lokasi kegiatan perapihan kabel di Cikalang, Rabu (4/11/2026).
Menurut Yana, persoalan muncul karena pemasangan sejumlah tiang diduga dilakukan tanpa izin dan koordinasi dengan pengurus masjid. Sementara itu, pihak DKM mengharapkan adanya komunikasi dari provider, termasuk pembahasan mengenai kontribusi atas penggunaan lahan tersebut.
Baca Juga : Viman Geram Lihat Tiang dan Kabel Internet Semrawut di Cikalang, DPUTR Diberi Waktu Sehari
Dalam hal ini, DPUTR mengambil peran sebagai penghubung antara penyedia layanan internet dengan pengurus DKM maupun masyarakat. Agar persoalan dapat diselesaikan melalui kesepakatan bersama.
“Kami dari DPUTR menjembatani antara provider dengan DKM atau masyarakat. Nanti keputusannya seperti apa, kita bicarakan dalam rapat,” jelasnya.
Yana mengungkapkan, proses identifikasi kepemilikan tiang sempat mengalami kendala karena kondisi sejumlah infrastruktur yang sudah lama terpasang dan sebagian identitasnya sulit dikenali.
Diagendakan bertemu
Meski demikian, pihaknya berhasil menginformasikan kepemilikan enam tiang kepada pengurus DKM. Bahkan, perwakilan DKM telah berkomunikasi dengan pihak provider untuk mengagendakan pertemuan lanjutan.











Comment