Berita Tasikmalaya, tasik.id – Rekomendasi kader Posyandu menjadi salah satu pintu masuk Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah.
Salah satunya pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kelurahan Cikalang yang ditinjau langsung Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, bersama Ketua TP Posyandu Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, M.KM., Selasa (3/11/2026).
Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan dan hasil verifikasi kader Posyandu yang menemukan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. Pemerintah ingin memastikan bantuan yang disalurkan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan dan memberikan manfaat nyata.
Ketua TP Posyandu Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, menjelaskan bahwa laporan kader Posyandu tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan. Melalui pendekatan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), kader juga berperan mengidentifikasi berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
“Sebanyak 24 titik septic tank dan 32 unit Rutilahu merupakan hasil laporan dari kader Posyandu. Mereka menjadi kepanjangan tangan dalam pelaksanaan enam SPM untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat,” jelas Elvira.
Kader Miliki Peran lebih luas
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan bahwa Posyandu kini memiliki peran yang semakin luas. Tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, Posyandu juga menjadi garda terdepan dalam mendukung pelaksanaan enam SPM.
Enam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga sosial.
Menurut Viman, melalui peran tersebut, berbagai persoalan masyarakat dapat lebih cepat teridentifikasi. Termasuk kebutuhan perbaikan rumah tidak layak huni yang memerlukan perhatian pemerintah.











Comment