“Jangan sampai dapur hanya memikirkan hak, tetapi melupakan kewajibannya,” tegasnya.
Menurut Diky, apabila seluruh standar dan prosedur dijalankan dengan baik, maka pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis akan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekaligus meminimalkan berbagai potensi persoalan.
“Saya pikir jika semua diikuti dengan baik, tidak akan ada lagi masalah yang timbul, misalnya kasus keracunan makanan,” katanya.
Melalui pelatihan HACCP tersebut, para peserta dibekali pengetahuan mengenai sistem pengelolaan dapur yang aman, higienis, dan berkualitas. Materi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan standar keamanan pangan dalam penyediaan menu MBG. Sehingga program pemerintah tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi para penerima di Kota Tasikmalaya.(iqbal)




Comment