Berita Tasikmalaya, tasik.id – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menggelar Entry Meeting dan Pemutakhiran Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Barat sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, didampingi jajaran Inspektorat serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, Asep Sopari menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim auditor BPK RI Perwakilan Jawa Barat. Menurutnya, proses pemeriksaan yang dilakukan BPK menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Kualitas tata kelola pemerintahan, serta pelayanan publik di Kabupaten Tasikmalaya.
Ia menegaskan bahwa pemeriksaan BPK tidak boleh dipandang sebagai upaya mencari kesalahan. Melainkan sebagai bagian dari pembinaan agar pemerintah daerah terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
“Pemeriksaan BPK bukanlah semata untuk menemukan kelemahan atau kesalahan. Ini merupakan sarana pembinaan agar pemerintah daerah mampu melakukan perbaikan secara berkelanjutan,” ujar Asep Sopari, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, keberhasilan pemeriksaan tidak hanya diukur dari hasil audit. Tetapi juga dari kesungguhan seluruh perangkat daerah dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan BPK secara tepat waktu, tuntas, dan memberikan dampak nyata terhadap perbaikan sistem pemerintahan.
Pemeriksaan BPK Prioritas Utama
Untuk itu, Wakil Bupati menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah agar menjadikan penyelesaian rekomendasi hasil pemeriksaan BPK sebagai prioritas utama. Ia meminta setiap organisasi perangkat daerah segera mengidentifikasi rekomendasi yang harus diselesaikan, melengkapi dokumen pendukung. Serta memperkuat koordinasi dengan Inspektorat Daerah maupun tim auditor BPK.




Comment