Sports
Home » Berita » Tanpa Atlet Impor, Kabupaten Tasikmalaya Andalkan 269 Atlet Lokal di Porprov Jabar 2026

Tanpa Atlet Impor, Kabupaten Tasikmalaya Andalkan 269 Atlet Lokal di Porprov Jabar 2026

Berdasarkan hasil seleksi, Kabupaten Tasikmalaya meloloskan 269 atlet dari 39 cabang olahraga. Mereka akan didampingi oleh 184 pelatih dan manajer yang telah lolos verifikasi administrasi. Secara keseluruhan, kontingen Kabupaten Tasikmalaya akan mengikuti 156 nomor pertandingan pada Porprov Jawa Barat 2026.

Salah satu capaian membanggakan datang dari cabang olahraga sepak bola. Setelah sekitar tiga dekade absen, tim sepak bola Kabupaten Tasikmalaya akhirnya kembali lolos ke Porprov. Prestasi serupa juga diraih cabang olahraga futsal yang berhasil mengamankan tiket ke ajang tersebut.

Ratusan Atlet Siap Bertanding

“Jumlah atlet kita meningkat sekitar 30 persen dari hasil pembinaan lokal. Kami tegaskan tidak ada atlet impor. Semua merupakan atlet asli hasil pembinaan daerah. Meski sarana olahraga masih terbatas, mereka mampu bersaing. Jika pembangunan SOR bisa dituntaskan, kami siap mendukung penuh,” kata Erry.

Sebagai bentuk perlindungan bagi insan olahraga, seluruh atlet, pelatih, dan manajer telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, mereka juga menerima dukungan dana pembinaan untuk menunjang program latihan menuju Porprov.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengapresiasi upaya KONI yang terus berupaya menjaga semangat pembinaan olahraga meskipun di tengah keterbatasan anggaran dan fasilitas.

BBWS Citanduy dan UPI Cikunten Respons Keluhan Ponpes Al Muchtar, Prioritaskan Perbaikan Irigasi dan Pasok Air Bersih

“Saya mengucapkan terima kasih kepada KONI. Dalam segala keterbatasan, KONI tetap menghadirkan kebaikan untuk Kabupaten Tasikmalaya, termasuk melalui kegiatan bersih-bersih SOR Kaliki. Semua upaya terus kita ikhtiarkan bersama,” ujar Cecep.

Menurutnya, pembangunan sarana olahraga menjadi bagian dari 13 program prioritas Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Salah satu rencana yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan Lapangan berstandar internasional di Sekolah Rakyat, serta kolam renang berstandar internasional melalui skema pendanaan yang sedang diupayakan pemerintah daerah.

Cecep juga menyoroti pentingnya dukungan seluruh perangkat daerah terhadap pembinaan olahraga. Ia mengusulkan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi bapak asuh bagi cabang olahraga tertentu guna membantu peningkatan prestasi atlet.

“Potensi anak-anak Tasikmalaya sangat besar. Tetapi tanpa latihan yang maksimal, potensi itu tidak akan berkembang. Karena itu saya meminta setiap OPD menjadi bapak asuh cabang olahraga dan mendukung proses pembinaan atlet,” katanya.

Kepada seluruh atlet yang akan berlaga di Porprov Jawa Barat 2026. Cecep berpesan agar menjaga semangat juang, menjunjung tinggi sportivitas, dan terus berikhtiar memberikan yang terbaik bagi daerah.

Diky Chandra Jajaki Diorama Sejarah hingga Hutan Bambu, Bidik Sumber PAD Baru untuk Kota Tasikmalaya

“Jaga semangat, jaga sportivitas, dan lakukan ikhtiar maksimal. Insyaallah hasil tidak akan mengkhianati usaha,” pungkasnya.

Dengan komposisi 100 persen atlet hasil pembinaan lokal, KONI Kabupaten Tasikmalaya optimistis mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik pada Porprov Jawa Barat 2026.(***)

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Persib Juara

Idul Adha 1447 H

error: Content is protected !!