Pengendara yang membawa surat kendaraan lengkap, menggunakan helm, serta memastikan lampu kendaraan menyala, mendapatkan hadiah berupa segelas teh manis sebagai bentuk apresiasi di tengah cuaca panas.
Aris, salah seorang pengendara yang mendapat hadiah tersebut, mengaku senang dengan perhatian yang diberikan polisi.
“Alhamdulillah surat lengkap, lampu juga menyala. Dikasih teh manis sama bapak polisi. Terima kasih. Saya memang selalu berusaha melengkapi kendaraan karena setiap hari menempuh perjalanan jauh,” ujarnya.
Polisi Utamakan Edukasi untuk Pelanggaran Ringan
Kanit Turjawali Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Dian Mardiana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan arahan pimpinan sebagai upaya menghadirkan penegakan hukum yang lebih humanis.
Menurutnya, pendekatan edukatif melalui tausiah diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas.
“Kami tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran kasat mata. Namun untuk pelanggaran ringan kami memberikan edukasi melalui pendekatan agama dengan menghadirkan ustad agar masyarakat lebih memahami pentingnya keselamatan dari sisi moral dan keagamaan,” jelas Dian.
Meski demikian, Satlantas Polres Tasikmalaya menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.
“Kalau pelanggaran yang membahayakan, seperti penggunaan knalpot brong dan pelanggaran berat lainnya, tetap kami tindak tegas dengan penilangan di tempat. Sedangkan pelanggaran ringan kami utamakan edukasi terlebih dahulu,” pungkasnya.




Comment