“Lampu merkuri itu bebannya besar, bisa sampai 500 watt. Sekarang diganti 90 watt supaya lebih efisien. Pencahayaan lebih bagus dan pembayaran listrik bisa ditekan,” ungkap David.
116 Titik
Pengadaan tersebut, lanjut dia, diperuntukkan bagi sekitar 116 titik PJU di Kabupaten Tasikmalaya. Sementara komponen seperti kabel dan solasi listrik nilainya relatif kecil dibanding lampu LED.
“Kalau kabel dan solasiban paling sekitar Rp1 juta sampai Rp2 juta. Yang mahal memang lampu LED-nya, bisa Rp5 juta per unit,” katanya.
David juga menyebut produk lampu LED yang digunakan telah memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 40 hingga 60 persen sesuai aturan pengadaan pemerintah.
“Sekarang justru didorong TKDN. Lampu LED ini produk dalam negerinya cukup besar,” ujarnya.
Ke depan, Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya juga berencana melakukan kerja sama dengan PLN terkait meterisasi PJU untuk menekan beban pembayaran listrik.
“Saya ingin maksimal nanti penggunaan bisa di 900 volt ampere supaya pembayaran listrik lebih efisien,” pungkasnya.


Comment