“Dari sekitar 90 pemda tahun ini, Tasikmalaya termasuk pelopor. Ini juga bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan,” ungkapnya.
Ia memastikan pencairan dana dilakukan bertahap sesuai progres pekerjaan serta diawasi ketat oleh konsultan dan pengawas independen.
“Pencairan tidak sekaligus. Semua diawasi secara ketat, jadi tidak gegabah. Kami yakin pengembalian pembiayaan akan aman,” tegas Faaris.
DPRD Minta Pengawasan Masyarakat
Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Andi Supriadi, mengapresiasi kepastian proyek tersebut, namun mengingatkan pentingnya pengawasan publik.
“Alhamdulillah pembangunan segera dimulai. Tapi masyarakat juga harus ikut mengawasi, karena ini utang daerah yang akan dicicil selama lima tahun,” ujarnya.
Pemkab Tasikmalaya menargetkan proses lelang segera dilaksanakan, sehingga pengerjaan perbaikan jalan bisa dimulai dalam tahun ini.(***)

Comment