Menurutnya, koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna meminimalkan dampak selama proses pembangunan. Pemerintah juga mengedepankan komunikasi terbuka kepada masyarakat agar pelaksanaan proyek tetap berjalan kondusif.
Ia berharap masyarakat dapat melihat rehabilitasi irigasi tersebut sebagai investasi masa depan yang akan memberikan manfaat besar bagi sektor pertanian. Termasuk menjamin ketersediaan air baku dan meningkatkan produktivitas lahan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah dan mendukung proyek ini hingga selesai. Gangguan yang terjadi selama masa konstruksi hanya bersifat sementara dan tidak sebanding dengan manfaat besar yang akan dirasakan masyarakat di masa mendatang,” katanya.
Masyarakat Bijak Terima Informasi
Selain itu, Pemkab Tasikmalaya juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi terkait proyek rehabilitasi D.I. Cikunten. Warga diminta mengacu pada informasi resmi dari pemerintah dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, BBWS Citanduy, serta masyarakat. Rehabilitasi Daerah Irigasi Cikunten diharapkan mampu menjadi penggerak peningkatan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan mendukung pembangunan Kabupaten Tasikmalaya yang lebih maju dan berdaya saing.(***)




Comment