News
Home » Berita » Normalisasi Sungai Cikunten Dikeluhkan Ponpes Salafiyah Al Muchtar Singaparna, Santri Kesulitan Air Bersih

Normalisasi Sungai Cikunten Dikeluhkan Ponpes Salafiyah Al Muchtar Singaparna, Santri Kesulitan Air Bersih

Kondisi kolam di pesantren salafiyah Al Muchtar Singarani yang sudah mulai surut rabu (10/6/2026)

“Hari ini santri mulai tidak betah karena sulit mendapatkan air. Dampaknya luar biasa. Kebetulan sekarang sebagian santri sedang pulang, sekitar 50 sampai 80 orang. Bayangkan kalau seluruh santri berada di pesantren,” ujarnya.

Selain kebutuhan santri, ia juga menyoroti nasib para pengelola kolam ikan yang mendadak kehilangan sumber air tanpa adanya pemberitahuan maupun persiapan sebelumnya.

“Kami dan masyarakat di sini banyak yang menggantungkan mata pencaharian dari kolam ikan. Tiba-tiba aliran air dihentikan tanpa koordinasi dengan lembaga maupun warga. Kalau ikan harus dijual, setidaknya ada waktu persiapan. Lalu kebutuhan air ke depan bagaimana? Apakah akan ada solusi seperti penyedotan air atau fasilitas MCK sementara? Harus ada tanggung jawab dari pihak terkait,” tegasnya.

Pihak Pondok Pesantren Al Muchtar berharap BBWS Citanduy segera turun tangan untuk memberikan penjelasan serta solusi konkret bagi pesantren dan masyarakat terdampak.

“Baru satu minggu kondisi ini berlangsung, tetapi dampaknya sudah sangat terasa. Aktivitas santri terganggu dan kebutuhan air semakin sulit. Kami berharap ada tindak lanjut secepatnya dari BBWS Citanduy,” pungkasnya.

Diky Chandra Ajak IMM Ambil Peran Atasi Sampah dan Kemiskinan di Kota Tasikmalaya

Tasik.id pun coba melakukan konfirmasi kepada BBWS namun setelah berita ditayangkan belum ada jawaban.(iqbal)

 

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Persib Juara

Idul Adha 1447 H

error: Content is protected !!