News
Home » Berita » Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya Diwarnai Polemik, Karim Terpilih Aklamasi

Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya Diwarnai Polemik, Karim Terpilih Aklamasi

“Bersama-sama mengimplementasikan Tasik menjadi satu ekosistem wilayah kota dengan sistem Chambers of Commerce-nya berjalan dengan baik. Tidak hanya berputar pada ekspos kegiatan-kegiatan usaha yang sifatnya bernilai taraf lokal saja, tapi nasional bahkan internasional,” katanya.

Karim juga memperkenalkan gagasan KADIN Sawargi.

Menurutnya, dunia usaha seharusnya dibangun melalui semangat kebersamaan tanpa sekat sektoral maupun kepentingan kelompok.

“Pengusaha esensinya adalah duduluran, sahabat, berkeluarga,” ujarnya.

Soroti Iklim Investasi dan Perizinan

Karim juga menyoroti pentingnya membangun sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, khususnya dalam menciptakan iklim investasi yang ramah.

Dapat Jempol dari Dekranasda, Gen Z Canting Community Ajak Anak Muda Kenal Batik Kota Tasikmalaya

Menurut dia, persoalan perizinan yang sempat muncul dalam sejumlah investasi di Kota Tasikmalaya menunjukkan masih adanya celah komunikasi antara pemerintah dengan pelaku usaha.

Ia mencontohkan persoalan perizinan dalam pengembangan usaha seperti padel, tempat hiburan, waterpark hingga rencana tata ruang wilayah (RTRW).

“Berarti kan di sini ada satu gap, bagaimana sinergitas di mana bagaimana ekosistem investasi ini harusnya bisa diekspos,” katanya.

Karim menilai pelaku usaha juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan regulasi serta perkembangan dunia bisnis.

Ia ingin ruang bagi generasi muda dan sektor usaha yang selama ini belum banyak masuk dalam ekosistem KADIN diperluas.

Solidkan Pengurus Harian! Gekrafs Kota Tasikmalaya Gelar Liwetan, Rancang Program dan Rakercab Usai Pelantikan

Menurutnya, KADIN tidak boleh hanya identik dengan sektor konstruksi yang selama ini cukup dominan dalam komposisi organisasi.

“Inklusifnya apa? Bisnis kita yang semakin terbuka, ekosistem kita semakin terbuka. Tidak terkubu pada hanya sektor-sektor yang dirasa konvensional,” ujarnya.

Karim menyebut industri jasa, kuliner, kafe, restoran hingga berbagai usaha kreatif harus mendapatkan ruang lebih besar dalam ekosistem KADIN Kota Tasikmalaya.

Ia juga mendorong pengusaha muda agar dapat naik kelas dan memiliki daya saing lebih luas, termasuk membuka akses menuju pasar internasional.

KADIN Diminta Tak Berhenti di Diskusi

Karim menyadari pekerjaan rumah KADIN Kota Tasikmalaya selama lima tahun ke depan tidak ringan.

Lele Program Kang Sule di Inspektorat Mulai Dipanen, Diky Chandra: Hal Kecil Bisa Bawa Bahagia Warga

Kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tekanan, menurut dia, membutuhkan organisasi yang tidak sekadar menjalankan agenda rutin, tetapi juga mampu menghasilkan kajian dan mendorong aktivitas bisnis yang berdampak.

“Kalau berbicara sekarang kondisi situasi ekonomi, rasanya banyak yang merasakan ada kesulitan hari ini. Jadi perlu banyak upaya kajian-kajian, diskusi, dan mengembalikan kembali posisi sebagai Chamber of Commerce,” katanya.

Ia menegaskan, kegiatan KADIN tidak boleh berhenti pada forum diskusi maupun ekspos kegiatan.

Hasil pembahasan harus dapat diterjemahkan menjadi aktivitas bisnis yang nyata.

“Bagaimana diskusi pola kegiatan kita harus bentuk, realisasikan dalam bentuk kegiatan real bisnis dan usaha,” jelasnya.

Menurut Karim, hubungan antara kebijakan pemerintah dengan stabilitas ekosistem usaha menjadi salah satu hal yang harus dikawal KADIN.

“Pengusaha tidak bisa lepas daripada kebijakan pemerintah,” katanya.

Karena itu, ia membawa target membangun Kota Tasikmalaya yang lebih ramah terhadap investasi, pengembangan industri dan penguatan sektor jasa.

Lima tahun kepemimpinan Karim kini menjadi tantangan baru bagi KADIN Kota Tasikmalaya.

Mukota V meninggalkan dua catatan penting, yakni penolakan LKPJ kepengurusan sebelumnya dan proses pemilihan ketua yang berakhir tanpa pemungutan suara setelah salah satu kandidat tidak hadir.

Kini, setelah kursi Ketua KADIN Kota Tasikmalaya terisi melalui aklamasi, tantangan Karim bukan lagi sekadar memenangkan forum Mukota.

Ia harus membuktikan bahwa KADIN dapat benar-benar menjadi rumah bersama bagi dunia usaha sekaligus mendorong ekosistem bisnis Kota Tasikmalaya agar lebih terbuka, inklusif dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

 

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ucapan Selamat dan Sukses

Selamat Muktamar NU

HUT Ke 81 RI

error: Content is protected !!