“Saya siap mendorong ke wali kota. Ini sudah lama dibicarakan, tinggal keberanian mengeksekusi,” tegasnya.
Di sisi lain, Diky juga memberikan apresiasi terhadap program pembinaan yang berjalan di dalam lapas. Ia menilai, berbagai hasil karya warga binaan memiliki nilai ekonomis, mulai dari produk kopi hingga kerja sama dengan sektor perhotelan.
“Iya, ini seharusnya ditunjang dengan tempat yang nyaman, sehingga mereka semakin bisa berkarya,” tambahnya.
Sebelumnya, rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya diisi dengan berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial, donor darah, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.(***)

Comment