Menurut Acep, PKB Kabupaten Tasikmalaya perlu mengevaluasi capaian politiknya, terutama karena perolehan delapan kursi DPRD Kabupaten Tasikmalaya masih bertahan selama dua periode berturut-turut.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan menjelang Pemilu 2029.
“Menjadi pengurus partai itu tidak mudah. Hasil kerja pengurus akan menjadi barometer utama perkembangan partai. Karena itu, penataan seluruh komponen pengurus di Tasikmalaya harus berjalan optimal,” tutur Acep.
Ia menjelaskan, DPW PKB Jawa Barat mendorong penguatan kehadiran partai di tengah masyarakat melalui berbagai program pelayanan sosial.
Salah satu program yang dijalankan adalah peluncuran 2.500 unit Ambulan Siaga sejak 2025. Armada tersebut tersebar di setiap daerah pemilihan (dapil) di Jawa Barat.
Dalam kurun waktu satu tahun, ambulans tersebut dilaporkan telah menangani sekitar 49.000 kegiatan pelayanan kesehatan dan kedaruratan masyarakat.
Selain itu, konsolidasi partai di tingkat daerah didorong melalui kegiatan rutin, seperti program Jumat Berkah, bakti sosial, serta kerja sama dengan pengurus NU dan pondok pesantren.
Di tingkat Jawa Barat, pengukuhan pengurus anak cabang (DPAC) disebut telah mencapai 6.000 orang, dengan total pengurus partai tidak kurang dari 12.000 orang.
“Pengurus di tingkat kecamatan merupakan ujung tombak dan garda terdepan dalam melaksanakan program-program kerakyatan, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya,” tambah Acep.
Bupati Tasikmalaya Apresiasi Peran PKB
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, turut menghadiri pengukuhan tersebut. Ia mengapresiasi peran PKB sebagai salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan Kabupaten Tasikmalaya.
Cecep menilai komunikasi yang terbuka serta sikap kritis PKB dapat menjadi bagian dari upaya mengawal kebijakan pemerintah daerah secara konstruktif.
Salah satu hal yang disinggungnya adalah dukungan PKB terhadap kebijakan pinjaman daerah yang ditujukan untuk mempercepat pembangunan fasilitas publik.
“Selamat kepada seluruh pengurus PKB Kabupaten Tasikmalaya yang telah dikukuhkan. Tidak ada kompetisi politik yang indah tanpa sikap saling menguatkan dan mendoakan demi kemajuan masyarakat,” kata Cecep.
Pengukuhan 63 pengurus DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya periode 2026–2031 ini menjadi bagian dari penataan organisasi partai menjelang Pemilu 2029. Penguatan kaderisasi, pembentukan pengurus ranting, serta program pelayanan masyarakat menjadi sejumlah agenda yang disiapkan untuk mendukung kerja organisasi di tingkat daerah.(***)



Comment