Arif juga menilai konsep koperasi saat ini telah mengalami perkembangan yang lebih modern. Menurutnya, koperasi bukan hanya identik dengan kegiatan simpan pinjam, tetapi merupakan wadah usaha bersama yang dibangun atas kesepakatan seluruh anggotanya.
“Koperasi bukan sekadar ide para pendahulu atau hanya soal simpan pinjam. Koperasi adalah konsep perusahaan yang dimiliki dan dijalankan bersama berdasarkan kesepakatan anggotanya. Justru di situlah menariknya berkoperasi,” jelasnya.
Siloka Berencana Membuat Koperasi internal
Ia mengungkapkan, Kopi Siloka bahkan memiliki rencana untuk membentuk koperasi internal bersama para karyawannya. Dengan jumlah karyawan yang telah memenuhi syarat minimal keanggotaan koperasi, rencana tersebut dinilai sangat memungkinkan untuk direalisasikan.
Selain sebagai pengusaha, Arif yang juga menjabat sebagai Ketua HIPMI Kota Tasikmalaya turut mendampingi Wali Kota Tasikmalaya dalam kegiatan olahraga pagi yang menjadi bagian dari rangkaian agenda tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang terus memberikan dukungan terhadap program pemerintah. Termasuk dalam upaya menjaga dan mengenalkan nilai sejarah Tugu Koperasi kepada masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha. Dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan Kota Tasikmalaya yang lebih maju sekaligus menjaga warisan sejarah yang dimiliki daerah.(iqbal)




Comment