Ia berharap gerakan tersebut dapat menjadi contoh dan menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Sebagai kota urban yang terus berkembang, Tasikmalaya membutuhkan budaya hidup bersih dan tertib agar tetap nyaman bagi masyarakat maupun pendatang.
“Kami ingin mengajak seluruh warga Kota Tasikmalaya untuk memiliki kesadaran menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan. Ini bukan kegiatan pertama dan bukan yang terakhir, tetapi harus menjadi gerakan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Pemkot Tasikmalaya juga terus mendorong berbagai program berbasis partisipasi masyarakat, seperti Jumat Resik dan Minggu Urib. Melalui program tersebut, aparatur pemerintah mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan diharapkan mampu menggerakkan warga untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan.
Kawasan Jalan Mangin yang menjadi lokasi kegiatan memiliki panjang sekitar empat kilometer. Dan merupakan salah satu jalur strategis yang banyak dilalui masyarakat. Selain menjadi perhatian pemerintah daerah, ruas jalan tersebut juga kerap dipantau oleh pemerintah provinsi maupun pusat.
“Kita ingin memastikan kawasan Mangkubumi-Indihiang yang panjangnya kurang lebih empat kilometer ini bersih, rapi, dan nyaman. Ini bukan hanya tugas satu dinas, tetapi gerakan bersama seluruh SKPD dan masyarakat,” pungkasnya.(iqbal)







Comment