Ia menjelaskan bahwa pembangunan daerah harus memperhatikan keseimbangan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan agar mampu memberikan manfaat jangka panjang serta meningkatkan daya saing daerah di tengah berbagai tantangan pembangunan.
Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta ini berlangsung interaktif dengan dihadiri unsur pemuda dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Bungursari, Indihiang, Cihideung, HWK Kota Tasikmalaya, MGMP Matematika Tingkat SMA, serta Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya.
Berbagai aspirasi, masukan, dan gagasan yang disampaikan peserta menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara wakil rakyat dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.(***)


Comment