“Sudah tiga kali mengadakan kegiatan seperti ini supaya masyarakat guyub dalam hal toleransi. Tadinya hanya masyarakat sekitar, sekarang sudah lengkap dengan berbagai elemen,” ujarnya.
Ia menilai antusiasme masyarakat dalam kegiatan kali ini sangat luar biasa. Menurutnya, semangat kebersamaan perlu terus dijaga di tengah keberagaman masyarakat Kota Tasikmalaya.
Dihadiri Wali Kota hingga Tokoh Lintas Agama
Kegiatan Jalan Santai Toleransi di Kelurahan Empangsari turut dihadiri Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., MBA., Kakanwil Kemenag Jawa Barat H. Dudu Rohman, M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya Dr. H. Akhmad Buhaeti, S.Ag., M.Si., serta Kepala Bidang Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag Jabar Dr. H. Agus Sutisna, M.Pd. dan Forkopimda.
Hadir pula Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, S.H., M.Si., anggota DPRD Evi Silviani, Dandim, Kapolres beserta jajaran, perwakilan Nahdlatul Ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, gereja, serta berbagai komunitas keagamaan.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi gambaran nyata semangat persatuan dan toleransi di Kota Tasikmalaya.
Dalam kesempatan tersebut, Dudu Rohman juga berinteraksi dengan anak-anak yang mengikuti kegiatan. Ia menanyakan siapa yang sedang berulang tahun dan secara spontan memberikan hadiah sebagai bentuk perhatian.
Dudu kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kerukunan sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan dan kehidupan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.
“Semoga kebersamaan kita ini menjadi kebersamaan yang bisa menjadikan kita rukun. Salam rukun bagi kita semua,” pungkasnya.
Viman: Semangat Toleransi Harus Tumbuh di Kota Tasikmalaya
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat pentingnya persatuan dan persaudaraan.
Menurut Viman, semangat toleransi harus terus digalakkan dan ditumbuhkan di tengah masyarakat Kota Tasikmalaya.
“Di hari kemerdekaan ini kita bersatu. Semangat toleransi dan semangat persaudaraan harus digalakkan dan tumbuh di Kota Tasikmalaya,” kata Viman.
Kegiatan Jalan Santai Toleransi di Kelurahan Empangsari diharapkan menjadi contoh nyata bahwa keberagaman bukan penghalang untuk hidup berdampingan.
Gagasan menjadikan Empangsari sebagai kelurahan toleran di Jawa Barat juga diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat citra Kota Tasikmalaya sebagai kota yang menjunjung tinggi kerukunan, persatuan, dan toleransi antarumat beragama.(iqbal)






Comment