Menurutnya, Kadin Kota Tasikmalaya memiliki potensi besar untuk memperkuat ekosistem usaha, terutama bagi UMKM dan sektor industri.
“Pengalaman di Kadin Pusat memberikan perspektif tentang bagaimana daerah harus beradaptasi dan berkolaborasi di tingkat makro. Kadin Kota Tasikmalaya memiliki potensi luar biasa yang harus difasilitasi dengan jejaring investasi dan pembinaan yang tepat,” demikian narasi yang menjadi bagian dari visi dan misi yang akan dibawanya.
Punya Latar Belakang Akademik dan Jaringan Internasional
Karim juga memiliki latar belakang akademik yang cukup kuat. Ia menyelesaikan pendidikan S2 Ilmu Kesejahteraan Sosial di Universitas Indonesia pada 2021.
Saat ini, ia tengah menempuh program doktor atau S3 di Universitas Padjadjaran.
Pengalaman akademiknya juga diperkuat dengan short course yang diselenggarakan Tokyo University pada 2022 terkait studi demografi dan transnasional.
Di tingkat internasional, Karim tercatat pernah mengikuti berbagai program dan kegiatan global. Pengalamannya antara lain mengikuti program pertukaran pemuda di Kanada, menghadiri The United Nations General Assembly di New York, Amerika Serikat, serta mengikuti sejumlah program kepemimpinan di Eropa dan Asia.
Kemampuan berbahasa Inggris dan sedikit bahasa Spanyol juga menjadi modal dalam membangun jejaring lintas negara.
Fokus pada Pemberdayaan SDM dan Generasi Muda
Perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia juga menjadi bagian dari perjalanan Karim.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Sahabat Pulau Indonesia pada 2014-2019.
Karim juga pernah menerima penghargaan Pemuda Berprestasi dari Wali Kota Tasikmalaya serta Gubernur Jawa Barat pada 2014.
Dengan kombinasi pengalaman bisnis, organisasi, akademik, serta jejaring nasional dan internasional, pencalonan Karim di Mukota V Kadin Kota Tasikmalaya dipandang membawa warna baru dalam regenerasi kepemimpinan organisasi pengusaha tersebut.
Kontestasi Ketua Kadin Kota Tasikmalaya periode 2026-2031 pun diprediksi semakin menarik, terutama dengan munculnya figur muda yang membawa gagasan kolaborasi antara pengusaha senior, generasi muda, UMKM, industri, hingga jaringan investasi.
Bagi Karim, pengalaman yang dimilikinya akan diarahkan untuk memperkuat konektivitas dunia usaha Tasikmalaya dengan jejaring yang lebih luas.(iqbal)







Comment