Berita Tasikmalaya, tasik.id – Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra Negara mendorong penguatan budaya literasi di tengah derasnya arus informasi digital. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Out of the Boox Buku Keliling 2026 di Gedung Creative Center (GCC) Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi agenda lanjutan Diky Chandra setelah menghadiri dua kegiatan sebelumnya pada Sabtu pagi. Kehadiran Diky sekaligus menunjukkan dukungan Pemerintah Kota Tasikmalaya terhadap upaya memperluas akses masyarakat terhadap buku.
Dalam kesempatan itu, Diky Chandra juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam menggaungkan gerakan literasi. Ia menyayangkan tidak hadirnya perwakilan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya dalam kegiatan tersebut.
“Saya akan memanggil pihak Dinas Pendidikan atas ketidakhadiran pada kegiatan ini, saya tahu bahwa Pa Kadisdik sibuk menghadiri agenda yang lain namun alangkah baiknya ada perwakilan dari Dinas Pendidikan” ujar Diky.
Menurutnya, sekolah dan Dinas Pendidikan memiliki posisi penting sebagai garda terdepan dalam membangun budaya membaca di kalangan anak-anak dan pelajar.
“Padahal sekolah dan Dinas Pendidikan adalah garda terdepan dalam menggaungkan literasi. Harusnya kita bergerak bersama. Rumah, sekolah, dan komunitas harus satu suara mengajak anak-anak kembali ke buku,” katanya.
Sambut Baik
Diky menyambut baik penyelenggaraan Out of the Boox Buku Keliling 2026. Ia mengapresiasi para penerbit yang berinisiatif membawa buku secara langsung ke tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi Out of the Boox. Ini bentuk nyata kepedulian dunia literasi untuk kembali menumbuhkan minat baca masyarakat Tasikmalaya,” ungkapnya.
Ia menegaskan, buku masih memiliki peran penting sebagai sumber ilmu pengetahuan dan wawasan, meskipun masyarakat saat ini semakin dekat dengan teknologi digital.
“Buku tetap menjadi sumber utama ilmu pengetahuan dan wawasan. Di tengah derasnya arus informasi digital, kebiasaan membaca buku fisik perlu terus dijaga,” kata Diky.
Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa hingga orang tua, untuk kembali membangun kebiasaan membaca.


Comment