Sektor kesehatan juga menjadi perhatian melalui rencana pembangunan rumah sakit baru di wilayah Cipatujah dan Ciawi guna memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.
Untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, pemerintah meluncurkan Program Usaha Anti Rentenir melalui Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) berbunga nol persen, disertai percepatan digitalisasi UMKM.
Pada bidang keagamaan dan sosial, Pemkab menjalankan Program Santri Maju Santri Mampu, pemberian insentif bagi ajengan dan guru ngaji. Serta Program DKM Cerdas untuk meningkatkan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.
Di sektor lingkungan hidup dan pembangunan desa, pemerintah menginisiasi Gerakan Tasik Hejo. Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Nangkaleah, serta Program Desa Naik Kelas.
“Di bidang pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif, pemerintah juga akan melaksanakan sertifikasi tanah ulayat Kampung Naga, revitalisasi kawasan wisata Pamijahan. Pembangunan Tasik Creative Center, hingga fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku usaha,” kata Asep.
Selain itu, pemerintah juga memperkuat layanan digital melalui pembenahan Command Center, pengembangan Mal Pelayanan Publik Digital. Serta revitalisasi stadion melalui program Tasik Sport Center.
Mengusung tema “Nyorang Mangsa Tasik Raharja”, peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394 diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat. Dalam mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan nyaman untuk seluruh warganya.


Comment