Berita Tasikmalaya, tasik.id – Kabupaten Tasikmalaya resmi memperingati Hari Jadi ke-394 pada Minggu, 26 Juli 2026. Momentum tahunan ini tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah berdirinya Kabupaten Tasikmalaya. Tetapi juga menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
Sejarah mencatat, Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ditetapkan berdasarkan pengangkatan Ngabehi Wirawangsa sebagai Menteri Agung Bupati Sukapura melalui Piagam Sultan Mataram pada 26 Juli 1632 Masehi.
Memasuki usia hampir empat abad, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menilai berbagai capaian pembangunan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi. Dan kesinambungan pembangunan dari masa ke masa.
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menyampaikan sejumlah indikator pembangunan daerah menunjukkan tren positif. Salah satunya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2025 meningkat menjadi 70,76 poin yang mencerminkan kemajuan di bidang kesehatan, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tasikmalaya juga mencapai 5,31 persen yang ditopang sektor pertanian, perdagangan, dan jasa. Sementara angka kemiskinan berhasil ditekan hingga berada di angka 10,15 persen.
“Kami menyadari tantangan pembangunan ke depan masih cukup besar. Karena itu, pemerintah terus menyiapkan berbagai program untuk mengejar ketertinggalan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” Ujar Cecep usai memimpin upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394.
Wabup Percepatan Pembangunan di Sektor Strategis
Sementara itu, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi menjelaskan, Pemkab Tasikmalaya telah menyiapkan 13 Program Prioritas Gerak Cepat (Gercep) sebagai langkah percepatan pembangunan di berbagai sektor strategis.
Pada sektor infrastruktur, pemerintah menggulirkan Program Jalan Kasep untuk percepatan pembangunan jalan strategis. Termasuk rencana reaktivasi Stasiun Rajapolah guna meningkatkan konektivitas wilayah.
Di bidang pendidikan, Pemkab menghadirkan Program Satu Desa Satu Sarjana (Sadessa), revitalisasi ratusan sekolah, pemberian beasiswa, insentif bagi guru. Hingga persiapan pembangunan Sekolah Rakyat.




Comment