Advertisement
Edugov
Home » Berita » Disdik Kota Tasik Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah, Libatkan Lintas Sektoral & Relawan Muhammadiyah. Wali Kota Viman : Superteam

Disdik Kota Tasik Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah, Libatkan Lintas Sektoral & Relawan Muhammadiyah. Wali Kota Viman : Superteam

Berita Tasikmalaya, tasik.id – Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan bergerak cepat menindaklanjuti persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) dengan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mempercepat verifikasi, validasi, sekaligus intervensi terhadap ribuan anak yang masih tercatat belum mengenyam pendidikan.

Rapat tersebut digelar sebagai respons atas hasil Verifikasi dan Validasi (Verval) ATS dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen.

Berdasarkan data tersebut, dari estimasi 7.520 anak tidak sekolah di Kota Tasikmalaya, baru 2.821 anak atau 37,51 persen yang telah terverifikasi. Sementara 4.699 anak atau 62,49 persen lainnya masih menjadi backlog karena belum terverifikasi secara by name by address.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya,Rojab Riswan Taufik, mengatakan rapat koordinasi ini melibatkan berbagai unsur yang tergabung dalam Tim Koordinasi Penanggulangan dan Pencegahan ATS, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, Kementerian Agama, hingga Relawan Pendidikan Muhammadiyah (RPM).

Magister Manajemen Unsil Dampingi KWT Puspitajaya, Perkuat Daya Saing UMKM Desa Lewat Mini Expo PPM

Membuka Ruang untuk Elemen Masyarakat

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi semua pihak. Kami juga membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap penanganan Anak Tidak Sekolah,” ujar Rojab.

Menurutnya, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi tingkat Provinsi Jawa Barat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Rojab menegaskan, komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menangani ATS kini mulai diwujudkan melalui langkah-langkah konkret.

Baca Juga Kolaborasi Tangani Anak Tidak Sekolah, Kadisdik Kota Tasikmalaya Sambut Baik Pembentukan Relawan Pendidikan Muhammadiyah

“Alhamdulillah, jumlah ATS yang sebelumnya sekitar 7.000 kini berada di kisaran 4.600 anak. Namun angka ini masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diintervensi,” katanya.

Viral Dugaan Hujatan terhadap Pasien BPJS Meninggal, Akun RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya Diserbu Netizen

Dalam penanganannya, Dinas Pendidikan akan melakukan verifikasi dan validasi data secara menyeluruh sebelum dilakukan intervensi sesuai kondisi masing-masing anak. Proses tersebut akan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS), pemerintah kelurahan, kecamatan, hingga berbagai perangkat daerah terkait.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!