Berita Tasikmalaya, tasik.id – Peta politik Kota Tasikmalaya mulai menunjukkan dinamika baru meski kontestasi Pemilu dan Pilkada masih beberapa tahun lagi. Dua partai pemilik kekuatan besar di DPRD Kota Tasikmalaya, Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Mulai mempererat komunikasi politik melalui agenda silaturahmi yang digelar di salah satu restoran di Jalan Mangin, Kecamatan Mangkubumi, Sabtu (13/6/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Amir Mahpud, Ketua DPW PPP Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Ketua DPC Gerindra Kota Tasikmalaya Aslim, Ketua DPC PPP Kota Tasikmalaya Enjang Bilawini, serta jajaran pengurus kedua partai.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua partai membahas berbagai isu strategis. Mulai dari pembangunan daerah hingga penguatan sinergi politik demi menjaga stabilitas pemerintahan dan mendorong kemajuan Kota Tasikmalaya.
Padahal pada Pemilu 2024 lalu, Gerindra dan PPP merupakan kompetitor politik. Namun kini, komunikasi antarpartai semakin cair dengan semangat membangun kolaborasi yang dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengaku bersyukur dapat menghadiri pertemuan tersebut. Menurutnya, silaturahmi itu menjadi momentum penting pasca-Pilkada 2024.
Bangun Kekuatan Politik
“Saya rasa ini silaturahmi pertama pasca-Pilkada 2024 dan sangat istimewa karena dihadiri langsung Ketua DPD Gerindra Jawa Barat,” ujar Uu.
Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu menegaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus membangun kekuatan politik yang saling menguntungkan.
“Kita siap beda untuk bersama dan bersama untuk beda,” katanya.
Uu menilai komunikasi yang terjalin antara PPP dan Gerindra dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Termasuk dalam mendukung jalannya pemerintahan di Kota Tasikmalaya.
“Dengan pertemuan untuk membangun koalisi partai ini, tentu PPP siap mendukung pemerintahan Kota Tasikmalaya yang dipimpin kader Gerindra,” tegasnya.







Comment