Berita Tasikmalaya, tasik.id – Ratusan pedagang Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, mengikuti kegiatan zikir dan selawat bersama di Masjid Mujahidin, Rabu (14/10/2026). Kegiatan rutin tersebut menjadi ruang untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat persaudaraan di tengah kesibukan aktivitas perdagangan.
Kegiatan yang dipimpin KH. Tubagus Miftah Fauzi, pimpinan Majelis Almuzzani Sholawat Wabarik Tasikmalaya, itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara. Hadir pula Ketua HIPPATAS, H. Jahid, Kepala UPTD Pasar Cikurubuk, Deri, serta para pedagang dari berbagai blok pasar.
Lantunan zikir, selawat, dan doa bersama menggema di masjid yang berada di kawasan pusat perdagangan tersebut. Para pedagang yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas jual beli tampak khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan.
Ketua HIPPATAS Kota Tasikmalaya, H. Jahid, mengatakan kegiatan zikir dan selawat tersebut bukan agenda insidental, melainkan rutin dilaksanakan setiap Rabu.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana bagi para pedagang untuk mendapatkan ketenangan batin sekaligus memperkuat spiritualitas di tengah berbagai tantangan ekonomi.
“Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap hari Rabu sebagai bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT. Di tengah kesibukan berdagang, kami butuh siraman rohani, butuh ketenangan batin. Apalagi di kondisi ekonomi seperti sekarang, kita harus semakin mendekatkan diri dan saling menguatkan,” ujar Jahid.
Ia berharap, melalui zikir dan selawat bersama, para pedagang diberikan kelancaran rezeki, kesehatan, serta ketabahan dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang silaturahmi untuk mempererat persaudaraan antarpedagang yang selama ini lebih banyak disibukkan dengan aktivitas di lapak masing-masing.
Diky Candra: Zikir Jadi Sarana Memperkuat Persatuan
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, mengapresiasi kegiatan zikir dan selawat yang rutin digelar para pedagang Pasar Cikurubuk. Ia menilai, kegiatan keagamaan tersebut memiliki nilai penting dalam membangun persatuan di tengah perbedaan.
Menurut Diky, semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan di masjid mengingatkannya pada fungsi Masjid Nabawi pada masa Rasulullah SAW, yang menjadi salah satu pusat pemersatu umat.



Comment