Berita Tasikmalaya, tasik.id – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, mengapresiasi penyelenggaraan Pasanggiri Mencenges yang memperkenalkan berbagai kesenian dan sastra Sunda kepada generasi muda. Kegiatan ini dinilai menjadi salah satu upaya menjaga kelestarian budaya Sunda agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Hal tersebut disampaikan Diky Chandra seusai menghadiri kegiatan Pasanggiri Mencenges yang digelar di Universitas Perjuangan Tasikmalaya, Rabu (14/10/2026).
Menurut Diky, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian upaya mengangkat kembali kebudayaan Sunda. Sehari sebelumnya, Selasa (13/10/2026). Juga digelar Haul Adipati Sukapura I hingga XVI yang turut memberikan piagam penghargaan kepada dirinya sebagai tokoh Sukapura.
Meski demikian, Diky mengakui antusiasme masyarakat terhadap kegiatan kebudayaan tersebut masih perlu ditingkatkan.
Apresiasi Pejuang
“Jujur saya katakan, antusias masyarakat masih belum wah. Tapi dalam hal kegiatan, saya tetap salut kepada para pejuang. Dalam hal ini jajaran kepanitiaan, karena sudah berikhtiar dan berjuang untuk bisa menyatukan serta membuat kegiatan tersebut berlangsung sukses dan lancar,” ujarnya.
Ia berharap, kegiatan seperti Pasanggiri Mencenges dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya Sunda, khususnya di kalangan generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar tingkat SMA dari berbagai wilayah diperkenalkan dengan beragam kesenian dan sastra Sunda, mulai dari sajak hingga bentuk ekspresi budaya lainnya.
Diky menilai, pengenalan budaya sejak usia sekolah menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi Sunda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.



Comment