Viman menegaskan, opini WTP bukan sekadar pencapaian administratif. Melainkan indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
“Yang lebih penting adalah bagaimana setiap rupiah APBD dapat dipertanggungjawabkan dan benar-benar kembali dalam bentuk pelayanan publik yang lebih baik, pembangunan yang lebih merata, serta kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat,” katanya.
Perkuat Internal
Ke depan, Pemerintah Kota Tasikmalaya berkomitmen terus memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran, mengoptimalkan pengelolaan aset daerah, serta menindaklanjuti seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK secara cepat dan tepat.
Prestasi tersebut juga menjadi motivasi untuk mempercepat reformasi birokrasi sekaligus mendukung terwujudnya visi Kota Tasikmalaya sebagai kota industri, jasa, dan perdagangan yang religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan.
“Prestasi ini adalah amanah yang harus terus dijaga. Kami akan terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat akuntabilitas, dan memastikan seluruh program pembangunan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.







Comment