Menurut keterangan yang beredar, Pak Aih sempat menangis dan mencurahkan kesedihannya kepada warga. Ia kemudian diantarkan pulang ke rumahnya di kawasan Babakan Nangerang, Singkup.
Sepeda tersebut memiliki arti penting bagi Pak Aih karena digunakan setiap hari untuk menempuh perjalanan jauh mencari rezeki.
Melalui unggahan yang kini ramai dibagikan di media sosial, warga mengajak siapa pun yang mengetahui keberadaan sepeda tersebut agar mengembalikannya kepada pemiliknya.
“Semoga yang membawa sepeda Pak Aih diberi kesadaran dan hidayah untuk mengembalikannya. Bagi masyarakat yang menemukan atau mengetahui keberadaan sepeda tersebut. Diharapkan dapat membantu mengembalikannya kepada Pak Aih,” demikian ajakan dalam unggahan itu.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apakah sepeda tersebut telah ditemukan. Kisah Pak Aih pun terus menuai simpati dari masyarakat Tasikmalaya yang berharap pelaku tergerak hatinya untuk mengembalikan sepeda milik kakek pencari nafkah tersebut.(iqbal)


Comment